Aceh Aku Kembali.......
Kembali ke Aceh, kembali pada luka. Suara tangis ibu-ibu peserta workshop setahun lalu berdengung kembali di kepala seperti suara ribut ribuan lebah. Kepalaku terasa berdenyut-denyut sakit.
Tidak pernah terlintas dalam benakku untuk kembali ke propinsi paling barat itu. Dari dalam perut Garuda, aku melihat gumpalan awan seputih kapuk melayang lepas. Apakah awan itu benar-benar merdeka? Aku menengok remang-remang daratan yang berwarna hijau toska, jalan-jalan kecil berwarna coklat tanah yang melingkar-lingkar di sela perbukitan, aku mencium bau anyir darah. Sebagai daerah yang mendukung penuh kemerdekaan Indonesia dan menyumbangkan sebuah pesawat tempur, apa Aceh sudah merdeka? Apa kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah Negara diikuti kemerdekaan wilayah-wilayah yang tergabung di dalamnya? Apakah kemerdekaan itu sebenarnya?
PPSW (Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita) kali ini yang mengundangku datang ke Aceh. Dalam TOR yang mereka kirimkan, akan diadakan 2 workshop penulisan selama di Aceh: pertama, workshop untuk ibu-ibu kader Aceh. Kedua, workshop untuk PL (Petugas Lapang) dan tim sekertariat Jakarta. Workshop itu diadakan di akhir musim hujan yang rentah saat jamur tanah mulai menghilang di tahun 2009.
Aku ingat percakapanku dengan tim sekertariat Jakarta dan ketua wali amanah PPSW sebelum berangkat.
Last Updated (Saturday, 07 August 2010 08:12)
PPSW Gelar Pendidikan untuk Pemilih Perempuan
Pendamping lapang (PL), Rahmiati, kepada Harian Aceh, Sabtu (28/3) menuturkan perlunya persiapan bagi perempuan dalam memilih, karena system Pemilu kali ini berbeda dengan sebelumnya. Apalagi, sebutnya, pengetahuan tentang Pemilu masih sangat minim sehingga diperlukan pemilih bagi perempuan. “Partai Politik (Parpol) di Indonesia sejak dulu belum menjalankan fungsinya secara optimal,”ujar Rahmi. Rahmi menambahkan, meskipun Undang-undang No. 2/2008 mewajibkan kepada Parpol untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat, namun belum sepenuhnya dilakukan oleh Partai.
Last Updated (Friday, 23 April 2010 14:39) PPSW Gelar Seminar Pemilih Cerdas Bagi Perempuan
Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) menggelar seminar pemilih cerdas di Aula IPS Center, Pidie, Jumat (27/3). Kegiatan yang diikuti 50 peserta perempuan dari Kecamatan Sakti, Pidie bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan terhadap demokrasi serta partisipasi dalam Pemilu 2009 di Aceh. Panitia pelaksana, Erlina Juwita, kepada Harian Aceh, Jumat (27/3), mengatakan, dalam Pemilu yang digelar 9 April nanti, perempuan memiliki peran penting khususnya dalam menentukan pilihannya. “Penting bagi perempuan memilih partai atau caleg yang nantinya bisa berpihak kepada kaum perempuan,” ujarnya.
Last Updated (Friday, 23 April 2010 14:27) |















Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) yang didukung dana oleh The Asia Foundation (TAF) menggelar pelatihan untuk pemilih perempuan, Jumat-Sabtu (27-28/3) di Hotel Khalifah, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Pendidikan tersebut digelar untuk meningkatkan partisipasi kelompok perempuan di Aceh dalam Pemilu 2009.





